JAKARTA - Ratusan pelajar dari Jabodetabek dan Palembang mengikuti ajang Home and School Energy Efficiency Champion 2014 (HSEEC) 2014. Mereka ditantang menjadi pahlawan energi dan gurunya sebagai manajer energi.
“Gerakan ini untuk memotivasi agar siswa memiliki kebiasaan menghemat energi dan menjadikannya perilaku sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah. Kami juga berencana membuat program hemat energi secara nasional, secara bertahap, agar gerakan ini bisa massif,” ujar Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Kementerian ESDM, Rida Mulyana melalui siaran pers di Jakarta, Selasa (2/12/2014).
Melalui kompetisi ini para pelajar menengah pertama dan menengah atas ditantang untuk mengubah perilakunya dan menerapkan upaya-upaya konservasi energi di lingkungan rumah dan sekolahnya. Kompetisi berlangsung selama tiga bulan.
Untuk tahun ini, HSEEC diluncurkan pada 15 September dan dilaksanakan di Jabodetabek dan Palembang. Di Jabodetabek, kompetisi diikuti oleh lima sekolah menengah atas dan 11 sekolah menengah pertama. Yaitu, SMP Al Muslim, SMPN 1 Cikarang Utara, SMP N 11 Jakarta, SMPN 2 Tambun Selatan, SMPN 13 Tangerang, SMP Santa Laurensia, SMP Ora Et Labora, SMP IT Ummul Quro, SMP AL Azhar Syifa Budi Cibinong, SMP AL Azhar Syifa Budi Cibubur, SMP Labschool Cibubur, SMK Al Muslim, SMAN 2 Tangerang, MadaniaSecondary School, Sekolah Smart Excelencia, dan SMA IT Ummul Quro.
Sementara di Palembang, HSEEC diikuti empat sekolah menengah pertama dan lima sekolah menengah atas. Yakni SMPN 1, SMPN 3, MTSN 1, SMPN 8, SMAN 17, SMAN 2, SMAN 6, SMA Methodist 1, dan SMA Pusri.
Selama periode lomba, para siswa ditantang untuk berkreasi dan berinovasi untuk menerapkan perilaku hemat energi baik di rumah maupun di sekolah.