JAKARTA - Kreativitas mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta seakan tak pernah padam. Kali ini inovasi yang mereka hasilkan berupa aplikasi penyuluhan pertanian berbasis android dan pesan singkat (SMS) dari Fakultas Pertanian UGM.
Aplikasi yang diberi nama Petani itu bertujuan untuk memudahkan petani untuk berkomunikasi dengan para pakar petanian dari UGM. “Kami mencoba memanfaatakan kemajuan IT (teknologi informasi) untuk kegiatan penyuluhan pertanian karena makin terbatasnya tenaga penyuluh dalam menjangkau semua petani,” kata Dekan Fakultas Pertanian UGM Jamhari, seperti dikutip dari laman UGM, Selasa (18/11/2014).
Saat ini, jumlah penyuluh pertanian saat ini mencapai 47.955 orang yang terdiri atas 27.476 penyuluh PNS dan 20.479 Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL-TBPP). Sementara jumlah desa mencapai 75.224 desa/kelurahan dengan ratusan hingga ribuan petani pada setiap desa.
Jamhari mengatakan, aplikasi ini diharapkan bisa menjangkau petani untuk bisa mendapatkan informasi terkini terkait solusi permasalahan pertanian yang mereka dihadapi. Tidak sekadar berbagi informasi, Fakultas Pertanian sengaja menyediakan mobil khusus yang akan meninjau langsung kondisi petani di lapangan setelah mendapat informasi dari petani.