Faktor ekonomi juga menjadi pertimbangan. Kondisi ekonomi mahasiswa dan keluarganya ikut diperhatikan dalam menentukan keberlanjutan bantuan KIP-Kuliah.
3. Kondisi Penerima
Selain akademik dan ekonomi, kondisi mahasiswa sebagai penerima bantuan juga menjadi bagian dari evaluasi. Artinya, keputusan mengenai keberlanjutan KIP-Kuliah tidak hanya didasarkan pada perubahan angka desil.
Dengan adanya proses evaluasi tersebut, mahasiswa tidak perlu langsung menyimpulkan bahwa KIP-Kuliah akan dicabut ketika angka desil dalam data kesejahteraan berubah.
Mahasiswa penerima KIP-Kuliah yang masih ongoing tetap mengikuti evaluasi sesuai ketentuan yang berlaku. Perubahan desil menjadi salah satu informasi yang perlu diperhatikan, tetapi bukan berarti bantuan otomatis berhenti.