JAKARTA – Aktivitas sederhana seperti buang air kecil dan besar ternyata menjadi tantangan besar di luar angkasa. Tanpa gravitasi, sistem toilet di Bumi tidak bisa digunakan. Karena itu, para ilmuwan, termasuk dari NASA, terus mengembangkan teknologi khusus untuk mengatasi hal ini.
Bahkan, pernah ada sayembara berhadiah hingga USD30.000 untuk menciptakan sistem pembuangan limbah yang efektif di dalam pakaian antariksa. Solusi ini sangat penting, terutama dalam kondisi darurat ketika astronot harus mengenakan baju antariksa selama berhari-hari.
Ruang angkasa adalah lingkungan ekstrem. Tanpa gaya gravitasi, semua benda termasuk cairan dan kotoran bisa melayang bebas. Inilah yang membuat aktivitas buang air menjadi jauh lebih rumit dibandingkan di Bumi.
Di International Space Station (ISS), tersedia dua toilet khusus yang berada di modul Tranquility dan Zvezda. Kehadiran toilet ini sangat penting untuk menjaga kesehatan dan kenyamanan para awak, demikian dilansir dari laman Herox.
Toilet di ISS tidak menggunakan air seperti di Bumi, melainkan sistem vakum atau daya hisap.