Kisah Sedih Bocah Kelas IV SD Gantung Diri di Pohon Cengkih Ngada, NTT, Diduga Tak Mampu Beli Buku dan Pena

Rani Hardjanti, Jurnalis
Rabu 04 Februari 2026 19:55 WIB
Kisah Sedih Bocah Kelas 4 SD Gantung Diri di Pohon Cengkih Ngada NTT, Diduga Tak Mampu Beli Buku dan Pena. (Foto: trending_makassar)
Share :

JAKARTA – Viral kisah sedih bocah kelas IV SD yang gantung diri di pohon cengkih di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). Diduga, bocah tersebut nekat mengakhiri hidup karena tak mampu membeli buku dan pena.

Kasus siswa SD bunuh diri di Kabupaten Ngada ini menjadi perhatian publik. Pasalnya, bocah tersebut meninggalkan sepucuk surat tulisan tangan yang ditujukan kepada ibunya.

Surat tersebut ditemukan saat anggota Polres Ngada melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di sekitar lokasi siswa SD gantung diri, tepatnya di Dusun Sawasina, Desa Naruwolo, Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, NTT.

Korban diketahui berinisial YBS (10), siswa kelas IV SD, yang ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di pohon cengkih. Bocah tersebut ditemukan tidak jauh dari pondok sederhana tempat tinggalnya bersama sang nenek.

Berikut komentar warganet, dikutip dari trending_makassar, dikutip Rabu (4/2/2026). 

 

Mrs.Black6687: Ibunya pasti nyesel banget, tahu gitu mending pinjam dulu buat beli buku dan pena.

99 nights in the forest: Itu harga peti mahal lho, terus buat bantu beli buku Rp10 ribu saja kalian tidak bisa???????

M: Permasalahannya tentu enggak cuma sebatas buku dan pena saja. Hidup semiskin itu mental anak juga hancur.

Henness: Stop normalisasi punya anak banyak, apalagi ekonomi lagi susah.

finzz: Apaan, gue kira dibully. Bingung banget, ah. Anak gue enggak dibeliin buku diem aja.

@pisces????: Dasar konstitusional: Pasal 34 ayat (1) UUD 1945 berbunyi, “Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara.” Tolong jangan sampai terulang lagi ????????

Afan Do: Ada apa dengan negeri ini.

Egar Khan: Kalau ada MBG setidaknya tidak kelaparan anak tersebut. Sayangnya sekolah dan perangkat desa tidak sensitif terhadap ekonomi keluarga siswa, padahal ada dana BOS, BLT, dan lain-lain.

H: Negara Indonesia adalah negara termiris di dunia. Seharusnya peralatan sekolah ditanggung oleh sekolah.

evendersains: Bukan rakyat yang kejam, tapi negeri ini yang lebih kejam.

az.danendra: “Maaf, Dek, makan gratis lebih penting,” itu kata mereka.

muffin: Awas nanti diserang buzzer MBG.

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya