2. Kayu dan Struktur Kayu yang Bersentuhan dengan Rumah
Meskipun tanah di sekitar rumah diberi obat anti hama, tetapi kayu dapat berfungsi sebagai jembatan antara tanah menuju rumah. Rayap akan memakan memakan selulosa, komponen penting dari kayu.
Kayu yang bersentuhan dengan eksterior rumah dapat menjadi peluang bagi rayap untuk menyusup. Untuk mengurangi kemungkinan rayap menyusup kedalam rumah, hilangkan pohon tumbang dan tanaman merambat yang berdekatan dengan rumah.
3. Celah di Pondasi, Atap, Dinding, dan Lainnya
Rayap akan memanfaatkan celah di dinding rumah untuk mencari makan dan kelembaban. Retakan di beton pondasi atau celah kabel rumah memberikan peluang bagi rayap rumah untuk berkumpul.
Secara berkala periksa pintu dan jendela rumah, pasang kembali seal yang rusak atau hilang. Demikian pula, periksa setiap segel yang longgar atau rusak di mana kabel listrik atau pipa saluran masuk ke rumah. Tujuannya untuk menutup jalan masuk rayap ke dalam rumah
4. Letak Geografis
Lingkungan rumah juga mempengaruhi intensitas rayap di rumah. Pemilik rumah di wilayah iklim hangat dan lembab, seperti bagian Selatan dan Pantai Teluk, menghadapi tekanan rayap lebih tinggi. Meski demikian, rayap tetap dapat ditangani dengan pemeriksaan rumah secara berkala.