“Hubungan kerja sama ini akan membuka peluang riset dan penelitian lebih luas ke depannya. Mengingat tentu pengetahuan yang didapatkan oleh pelajar luar negeri berbeda dengan pelajar di Universitas Terbuka,” ungkap Prof Ojat dalam keterangan tertulis, Selasa (14/11/2023).
Prof Ojat, sapaan akrab beliau, menambahkan bahwa kerja sama ini juga menunjukkan bahwa Universitas Terbuka membuka tangan selebar-lebarnya terhadap lulusan luar negeri. Universitas Terbuka akan menjadi homies (rekan) bagi lulusan luar negeri ketika kembali ke Indonesia. Dengan penandatanganan MoU ini, kedua pihak mengharapkan hubungan ini dapat membawa kemajuan pendidikan baik bagi mahasiswa di luar negeri dan Universitas Terbuka.
(Marieska Harya Virdhani)