JAWA TIMUR - Para siswa SD di Tuban, Jawa Timur, ikut melestarikan budaya daerah salah salah satunya dengan membuat wayang. Mereka ikut belajar bersama Kastam, seorang perajin wayang yang membuat wayang dari bambu.
Dalam rangka Hari Wayang Nasional, para siswa SD belajar dengan Kastam membuat wayang dari anyaman bambu. Ia juga aktif menularkan keahlianya tersebut kepada anak-anak yaitu membuat anyaman dari bambu.
BACA JUGA:
Namun wayang yang dibuat bukanlah dari kulit maupun kertas. Seperti keahliannya, pria warga desa Kebomlati, kecamatan Plumpang, kabupaten Tuban, Jawa Timur ini membuat wayang dari anyaman bambu seperti kesehariannya sebagai pembuat anyaman bambu.
Wayang sebagai warisan budaya bangsa Indonesia, keberadaannya semakin tergerus oleh modernisasi dan kemajuan zaman. Di sebuah kedai workshop yang ia kelola bersama Pokdarwis desa setempat, sehari-hari Kastam membuat kerajinan wayang.
Saat ada kunjungan dari siswa sekolah SD, Kastam bersama warga yang lain menularkan ilmunya tersebut sekaligus sebagai bentuk pelestarian budaya wayang. Wayang wayang dari anyaman bambu tersebut tidak dijual.
BACA JUGA:
Para siswa SD sibuk menganyam wayang tersebut. Dan mereka boleh membawanya sebagai souvenir.
Untuk berlatih menganyam wayang maupun produk anyaman bambu lainnya per siswa dikenai tarif Rp15.000. Dan mereka sudah bisa membawa pulang wayang itu.