Mengenal Suku Hongana Manyawa, Penduduk Asli yang Hadang Buldoser Tambang Nikel

Arsitta Dwi Pramesti, Jurnalis
Selasa 07 November 2023 10:58 WIB
Mengenal suku Hongana Manyawa (Foto: Survival International)
Share :

JAKARTA - Suku Hongana Manyawa tengah menjadi bahan perbincangan berkat sebuah video yang menampilkan aksi suku pedalaman di Indonesia yang menghadang buldoser perusahaan tambang nikel menjadi viral di media sosial. Di mana suku Hongana Manyawa?

Video tersebut direkam pada 29 Oktober 2023 di Desa Wawonii Barat, Kabupaten Konawe Kepulauan, Sulawesi Tenggara. Menurut organisasi hak asasi manusia Survival International, kehidupan Suku Hongana Manyawa terancam karena pulau Halmahera dijadikan pertambangan nikel.

Diperkirakan 300 hingga 500 orang Hongana Manyawa yang belum terkoneksi tinggal di pedalaman hutan di Pulau Halmahera. Sebagian besar wilayah mereka kini telah dialokasikan untuk perusahaan pertambangan, dan di beberapa daerah, ekskavator sudah mulai bekerja.

Proyek ini merupakan bagian dari rencana Indonesia untuk menjadi produsen utama baterai mobil listrik, dengan menambang dan meleburkan nikel dan mineral lainnya – sebuah rencana yang telah digelontorkan oleh perusahaan internasional seperti Tesla hingga miliaran dolar. Perusahaan Perancis, Jerman dan Cina terlibat dalam pertambangan di Halmahera. Hongana Manyawa yang tidak terjamah, meskipun tidak memberikan kontribusi apa pun terhadap perubahan iklim, kini berisiko musnah akibat peralihan dunia industri ke mobil listrik. Hongana Manyawa membutuhkan dukungan mendesak dari kami.

Mereka sangat menghormati hutan dan segala isinya: mereka percaya bahwa pohon, seperti manusia, memiliki jiwa dan perasaan. Daripada menebang pohon untuk membangun rumah, mereka membuat tempat tinggalnya dari kayu dan dedaunan. Ketika hasil hutan digunakan, ritual dilakukan untuk meminta izin dari tanaman, dan persembahan tidak diberikan untuk menghormati.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya