Selain di area ruangan tersebut, nantinya koleksi-koleksi Munir yang besar juga bakal ditempatkan di ruang ballroom yang sering digunakan untuk pertemuan, dan mengadakan beberapa acara dan menerima tamu-tamu rombongan dari luar Universitas Brawijaya.
"Nanti di bagian depan ballroom koleksi-koleksi yang memang besar, agar bisa dinikmati oleh mahasiswa, maupun masyarakat karena sekarang kan Brawijaya banyak dikunjungi anak-anak SMA, salah satu yang biasanya dikunjungi adalah Fakultas Hukum UB. Dan ini menjadi satu tempat mengenalkan Munir ke mahasiswa dan para siswa-siswa, serta masyarakat," paparnya.
BACA JUGA:
Kini dikatakan pria yang juga guru besar Fakultas Hukum UB ini sebagian koleksi-koleksi Munir telah dipindahkan ke ruangan yang disiapkan khusus FH UB. Tetapi pemindahan beberapa barang lainnya, masih menunggu pihak kurator sambil pihak UB menata sedemikian rupa lokasi Museum HAM Omah Munir yang baru.
"Sebagian masih ada yang di tempat Mbak suci, tapi nanti akan dilakukan penataan. Nunggu kuratornya, nunggu kurasinya," katanya.
(Dani Jumadil Akhir)