JAKARTA - Pernahkah digigit semut api atau semut merah yang berukuran besar? Rasa sakitnya bisa tidak hilang berhari-hari. Kini, ancaman semut api merah itu sudah menyebar hingga ke Eropa lho!
Ketika koloninya hanya satu atau dua, mungkin masih terlalu sepele. Namun semut api merah kini benar-benar telah bergerak ke wilayah Sisilia, Italia.
Serangga yang berhabitat asli dari Amerika Selatan ini membuat khawatir para ilmuwan. Pasalnya, Semut yang bergerak terus tersebut ditakutkan akan menyebar hingga ke seluruh benua Eropa.
Dilansir dari Sciencealert.com Kamis (14/9/2023), diketahui semut api merah merupakan hewan invasif kelima terbesar di dunia. Pergerakannya ini membuat was-was banyak pihak karena seringkali menyebabkan kerusakan hingga miliaran dolar.
BACA JUGA:
Dampak Berbahaya Bagi Tubuh
Kerusakan tersebut dapat terjadi karena semut spesies ini mengeluarkan sengatan berbisa yang panas. Efek yang ditimbulkan jika terkena sengatan semut ini, kulit akan terasa memerah seperti terbakar.
Jika semut ini berkumpul dengan koloni dalam jumlah banyak, tentu akan mengancam ekosistem dan keadaan lingkungan sekitarnya. Mereka dapat menguasai mangsa atau makhluk hidup yang lebih besar, meski dalam tubuh yang kecil