Guru SMK Dilatih agar Terampil Cetak Lulusan yang Siap Kerja

Bachtiar Rojab, Jurnalis
Senin 11 September 2023 18:21 WIB
Guru SMK dilatih agar mencetak lulusan siap kerja (Foto: Freepik)
Share :

JAKARTA - SMK merupakan pusat pengembangan ilmu vokasi untuk menciptakan lulusan yang lebih terampil. Lulusan SMK atau vokasi biasanya lebih siap untuk terjun ke dunia kerja. Maka para guru di SMK dilatih untuk ikut mendampingi target tersebut.

Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bisnis dan Pariwisata (BBPPMPV Bispar) Kemendikbudristek membocorkan dua aspek penting dalam pengembangan pelatihan. Kabag TU BBPPMPV Bispar Nana Halim mengatakan, aspek tersebut yakni citra organisasi dan loyalitas pelanggan. Hal tersebut, kata Nana, wajib dikembangkan oleh pihak lembaga.

 BACA JUGA:

"Sangat penting membangun citra institusi yang baik, serta loyalitas pelanggan, dalam hal ini peserta pelatihan untuk lembaga non-profit," ujar Nana saat meraih gelar doktor ke-230 dari Program Doktor Manajemen Pendidikan Universitas Pakuan, Bogor, dikutip Senin (11/9/2023).

Nana menjelaskan, terdapat dua aspek penting untuk mengembangkan lembaga pelatihan yakni, kualitas layanan dan kualitas program pelatihan. Pengembangan kedua aspek secara komprehensif dan holistik, merupakan kunci untuk membangun citra institusi/lembaga, dan secara bersamaan dapat meningkatkan kepuasan dan loyalitas peserta pelatihan.

Studi yang dilakukan Nana Halim menggunakan metode yang kuat dan teruji dengan fokus pada guru SMK, yang mewakili seluruh guru-guru di tanah air. Hasil studi Nana menggarisbawahi arti penting program pelatihan, yaitu memberikan arah meningkatkan kemampuan guru untuk menyiapkan lulusan SMK yang siap kerja.

Kiat Melatih Guru SMK

Dalam penelitiannya, Nana menunjukan bahwa pengelolaan layanan pelatihan, serta desain pelatihan yang berkualitas, merupakan kunci kepuasan dan loyalitas peserta pelatihan.

 BACA JUGA:

"Dampak selanjutnya adalah memperkuat kemampuan pengajaran guru, yang terwujud melalui ketersediaan lulusan SMK yang mumpuni, sesuai kebutuhan industri. Dimana pada akhirnya akan berdampak pada dukungan industri terhadap pendidikan," katanya.

Menurut dia, penelitian itu penting untuk diadopsi oleh lembaga-lembaga pelatihan lainnya di tanah air. Pembuatan desain pelatihan kompetensi SDM, sangat sesuai dengan kebutuhan industri. Hal tersebut juga harus didukung dengan pelaksanaan training yang baik.

Dia menekankan lembaga pelatihan perlu selalu mengupdate desain pelatihan secara terus-menerus, agar sesuai dengan kebutuhan industri. Hal ini penting dilakukan, mengingat perubahan di industri berjalan dengan sangat cepat dan bersifat terus-menerus.

(Marieska Harya Virdhani)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya