Pesan Gubernur Khofifah Setelah Lepas 30 Penerima Beasiswa Al-Azhar: Jaga Nama Baik Jatim

Lukman Hakim, Jurnalis
Selasa 07 Maret 2023 12:14 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Prawansa/Lukman Hakim
Share :

 

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Prawansa resmi melepas keberangkatan 30 santri yang menjadi peserta Program Beasiswa Santri Pondok Pesantren (BSPP) 2022 ke Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.

Pelepasan itu dilaksanakan di Gedung Negara Grahadi Surabaya pada Senin (6/3/2023).

Diketahui, para santri penerima beasiswa itu berasal dari Pemprov Jatim dan dari sejumlah pondok pesantren.

Khofifah mengharapkan bahwa santri penerima beasiswa BSPP bisa menjaga nama baik di Al-Azhar.

Dikarenakan santri atau mahasiswa Indonesia, terutama asal Jawa Timur pada umumnya dikenal memiliki akhlak yang bagus, santun, dan rajin mencari ilmu.

“Bahkan Syekh Prof Dr dr Yousri pernah bilang ke saya, majelisnya tidak akan di mulai sebelum mahasiswa dari Indonesia datang. Sebab mereka dikenal istiqomah," katanya.

Ketua Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD) Jatim Profesor Dr H Abdul Halim Soebahar menambahkan, 30 santri penerima beasiswa ke Al Azhar ini ujiannya sangat berat.

Namun mereka berhasil lulus dengan sangat memuaskan. Ujian baca kitab kuning dan kemampuan berbahasa Arab juga hasilnya memuaskan.

“Jadwal awal, mereka (penerima bea siswa) akan diberangkatkan pada 8 Maret. Karena sisa kursi pesawatnya tinggal 11 seat sehingga diundur tanggal 10 Maret 2023 siang melalui Jakarta. Tanggal 11 Maret malam sudah tiba di Mesir," imbuhnya.

Dia mengungkapkan, penerima bea siswa, akan mendapatkan biaya tinggal sebesar Rp2,5 juta per bulan. Ada juga biaya untuk kitab dan juga kesehatan.

"Sedangkan untuk tempat tinggal atau kontarakan, sudah dibayar," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Jatim, Anwar Sadat menyebut, program BSPP ini sangat bagus. Sebab, mereka yang menimba ilmu di Mesir, akan kembali ke tempat pondok pesantren dimana dia berada.

"Sehingga, para mahasiswa yang telah belajar dari Mesir tersebut akan membawa prinsip-prinsip tentang Islam yang moderat dan kemudian disesuaikan dengan budaya yang dimiliki bangsa Indonesia," terangnya.

(Natalia Bulan)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya