Ketua Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD) Jatim Profesor Dr H Abdul Halim Soebahar menambahkan, 30 santri penerima beasiswa ke Al Azhar ini ujiannya sangat berat.
Namun mereka berhasil lulus dengan sangat memuaskan. Ujian baca kitab kuning dan kemampuan berbahasa Arab juga hasilnya memuaskan.
“Jadwal awal, mereka (penerima bea siswa) akan diberangkatkan pada 8 Maret. Karena sisa kursi pesawatnya tinggal 11 seat sehingga diundur tanggal 10 Maret 2023 siang melalui Jakarta. Tanggal 11 Maret malam sudah tiba di Mesir," imbuhnya.
Dia mengungkapkan, penerima bea siswa, akan mendapatkan biaya tinggal sebesar Rp2,5 juta per bulan. Ada juga biaya untuk kitab dan juga kesehatan.
"Sedangkan untuk tempat tinggal atau kontarakan, sudah dibayar," ujarnya.