Namun pada satu atau dua tahun ke belakang ini, Zahid menemukan flow untuk membangun kebiasaan dan menjadi konsisten.
Dari konsistensi yang dirinya terapkan ini, Zahid berhasil mencapai banyak hal, seperti menyelesaikan event lari, menyelesaikan puluhan buku, serta travelling ke berbagai negara di dunia.
Berikut 5 alasan yang membuat seseorang susah untuk menjadi konsisten:
1. Terlalu sering cek progres
Daripada mengecek progress setiap hari, lebih baik mengecek progres setelah sekian bulan atau sekian tahun.
Karena biasanya, progres seseorang itu hanya bertambah hanya sebanyak 1% atau bahkan kurang setiap harinya, sehingga perubahannya akan terlihat bukan dari hari ke hari, melainkan bulan ke bulan atau bahkan tahun ke tahun.
2. Mindset all or nothing
Mindset ketika seseorang berpikir antara memaksimalkan satu hal, atau tidak sama sekali.
Menurut Zahid, dampak dari mindset ini tidak begitu bagus, karena yang terpenting bagi Zahid bukanlah untuk selalu memberikan performa atau kualitas terbaiknya, tetapi bagaimana caranya ia tetap melakukan kebiasaannya supaya bola saljunya terus bergulung.
3. Terlalu fokus pada hasil
Supaya seseorang bisa konsisten dalam suatu kebiasaan, yang terpenting bukanlah hasil atau outcome, melainkan sistem yang membuat kita mudah untuk memberikan input.