LOMBOK TIMUR - Rektor Institute Agama Islam (IAIH) Hamzanwadi, TGB KH Muhammad Zainul Majdi mendorong mahasiswanya untuk tak lagi membuat skripsi atau tugas akhir yang hanya berbasis riset kepustakaan. Mahasiswa diminta untuk masuk ke lembaga dan kelompok masyarakat.
Hal itu disampaikan TGB usai mewisuda 390 mahasiswa IAIH Hamzanwadi, Pancor, Selong, Lombok Timur, menjalani wisuda pada Sabtu (10/12/2022). Rapat Senat Terbuka berlangsung di Kampus IAIH Hamzanwadi Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI).
“Kita dorong terus para mahasiswa-mahasiswi termasuk dalam karya akhir mereka, tidak lagi berbasis riset kepustakaan, tapi masuk ke lembaga pendidikan, ke kelompok masyarakat untuk riset dan menghasilkan kesimpulan yang bisa dimanfaatkan di masyarakat,” ucap TGB.
Baca juga: Wisuda Ratusan Mahasiswa IAIH Hamzanwadi, TGB Berharap Jadi Tulang Punggung Perjuangan NWDI
TGB mencontohkan, skripsi para mahasiswanya spesifik membahas tentang misalnya cara menanamkan nilai keindonesiaan, keislaman hingga budaya baik.
Dengan begitu, para mahasiswa sudah terbiasa menghadapi problem kompleks. “Karena pembiasaan sudah ada sejak di bangku kuliah,” ujarnya
Selain itu, TGB menegaskan, para wisudawan ketika kembali ke masyarakat harus mampu menebar nilai yang baik serta berkontribusi dalam memajukan lingkungannya.
(Qur'anul Hidayat)