6 Astronom Indonesia yang Namanya Diabadikan di Asteroid

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis
Kamis 01 Desember 2022 09:49 WIB
Ilustrasi (Foto: Okezone)
Share :

5. 12176 Hidayat

Sama halnya dengan tiga asteroid sebelumnya, asteroid 12176 Hidayat ditemukan pada 16 Oktober 1977 oleh C. J. van Houten dan I. van Houten-Groeneveld pada pelat Palomar Schmidt yang diambil oleh T. Gehrels.

Nama asteroid ini diambil dari nama Bambang Hidayat yang merupakan promotor aktif astronomi di Indonesia. Ia dikenal lantaran karyanya tentang biner visual dan bintang garis emisi H. Bambang juga sempat menjabat sebagai direktur Observatorium Bosscha di Lembang selama 1968-1999 dan wakil presiden di Persatuan Astronom Internasional (IAU) selama 1994-2000.

6. Asteroid 5408 Thé

Nama asteroid satu ini diambil dari nama Thé Pik Sin, yang pernah menjabat sebagai kepala Observatorium Bosscha dari 1959-1968. Nama Thé sendiri diberikan sebagai bentuk penghargaan pada Thé Pik Sin pada ulang tahunnya yang ke-65.

Asteroid itu ditemukan oleh C.J van Houten dan Ingrid van Houten-Groeneveld, pasangan astronom dari Universitas Leiden Belanda dan T Gehrels, Observatorium Palomar.

Itulah 6 astronom Indonesia yang namanya diabadikan di asteroid yang tak banyak orang ketahui.

(RIN)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya