Terkait Polemik SDN Pondok Cina 1 Depok, KPAI Beri Rekomendasi Ini

Carlos Roy Fajarta, Jurnalis
Minggu 20 November 2022 11:22 WIB
KPAI/Okezone
Share :

JAKARTA - Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Retno Listyarti meminta Kepala SDN Pondok Cina 1 ikan pembelajaran jarak jauh kepada peserta didik yang bertahan belajar di sekolah asal dan wajib melayani ujian semester yang akan dilaksanakan pada Desember 2022.

Retno mengungkapkan semua tugas dan hasil ujian semester akan dimasukan dalam hasil beajar siswa di raport semester ini, karena hal tersebut merupakan hak anak yang dijamin UU.

“KPAI sudah menyampaikan langsung ke pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Kota Depok terkait usulan tersebut dan pihak sekolah maupun dinas Pendidikan saat meminta keterangan para pihak. Baik sekolah maupun Disdik Depok bersedia memenuhi hak anak tersebut," ujar Retno, Minggu (20/11/2022).

KPAI kata Retno juga mendesak Pemerintah Kota Depok mengubah rencana penggusuran SDN Pondok Cina 1 menjadi membangun masjid di lokasi sekolah dengan tetap mempertahankan keberadaan SDN Pondok Cina 1 Depok.

"Masjid bisa berada di lantai 1, sementara ruang-ruang belajar berada di lantai 2 dan 3. Masjid tersebut menjadi bagian gedung sekolah yang dapat dimanfaatkan warga sekolah maupun warga sekitar untuk beribadah," kata Retno.

Hal ini disebut Retno didasarkan pada kepentingan terbaik bagi anak-anak untuk mendapatkan hak atas pendidikan sebagaimana amanat Pasal 31 UUD 1945 dan UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas dan dapat melayani warga yang membutuhkan masjid.

“Banyak sekolah di berbagai daerah memiliki masjid sekolah yang dapat digunakan juga oleh warga sekitar untuk sholat wajib berjamaah maupun sholat Jumat. Gedung sekolah bertingkat juga sudah banyak dijumpai di berbagai wilayah karena keterbatasan lahan untuk membangun sekolah”, ungkap Retno.

Retno menambahkan, apabila perlu bangun lantai 4 sampai 5 sehingga SDN Pocin 3 bisa bergabung dengan SDN Pondok Cina 1.

Sehingga lokasi SDN Pocin 3 dapat dibuat bangunan SMPN karena di wilayah Pocin belum ada sekolah negeri jenjang SMPN.

Diharapkan Retno dengan kebijakan tersebut justru memperkuat Pemkot Depok dalam memberikan layanan Pendidikan bagi warga Depok sekaligus dapat melayani kebutuhan warga untuk beribadah di masjid.

“KPAI mendorong Gubenur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk membuatkan disain masjid yang diatasnya dibangun gedung sekolah bertingkat sehingga semua kebutuhan masyarakat terlayani, anak-anak terlindungi dan terpenuhi hak atas pendidikannya meski ada keterbatasan lahan," tutur Retno.

KPAI mendorong adanya dialog antara para orangtua dengan stake holder terkait untuk membicarakan rencana pembangunan sekolah sekaligus masjid. Sehingga tidak ada penolakan dari seluruh pihak ketika semua terlayani.

Sebagai kota layak anak dengan kategori Nindya, maka kebijakan yang mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak adalah hal yang harus dikedepankan.

“Jangan mengorbankan anak-anak untuk kepentingan pembangunan yang berdampak pada psikis anak-anak dan terganggunya layanan pendidikan berkualitas di Depok”, tegas Retno.

KPAI disebut Retno telah mendesak Dinas Pendidikan Kota Depok untuk segera mengembalikan proses pembelajaran 360 peserta didik SDN Pondok Cina 1 Depok di lokasi semula atau di gedung SDN Pondok Cina 1, Depok sampai pembangunan masjid dan gedung sekolah siap dilakukan pada waktunya, di tahun 2023 nanti.

“Keputusan ini akan membuat situasi kondusif dan anak-anak juga jadi terlayani pendidikannya dengan baik”, tutup Retno Listyarti.

(Natalia Bulan)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya