Kucing Busok, Leopard Dari Indonesia yang Sudah Sah Diakui Dunia

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis
Jum'at 11 November 2022 15:25 WIB
Ilustrasi (Foto: Unsplahs)
Share :

JAKARTA- Kucing Busok, Leopard dari Indonesia yang sudah sah diakui dunia memang menarik untuk dibahas. Beberapa hari yang lalu sosial media dihebohkan dengan kucing lokal asli Indonesia yang baru saja diakui World Cat Federation.

Adapun Busok merupakan kucing yang berasal dari pulau Raas, Indonesia. Mereka bukan kucing biasa yang terlihat di luar Indonesia dan bahkan lebih jarang ditemukan di luar Asia.

Sekilas memang kucing tersebut tampak seperti british shorthair versi tirus atau russian blue, namun ternyata tak ada campuran dari ras kucing tertua itu sama sekali. Justru kucing busok tergolong endemik Indonesia.

Oleh sebab itu, kucing ini juga dikenal sebagai kucing raas atau kucing madura. Nama ‘busok’ sendiri berarti abu-abu, sebagaimana tubuh kucing ini yang didominasi warna abu-abu kebiruan. Uniknya, ada yang menganggap nama tersebut akronim dari kata 'abu gosok'.

Kucing Busok, Leopard dari Indonesia yang sudah sah diakui dunia bisa dijinakkan

Setelah dijinakkan, mereka adalah kucing yang sangat energik dan suka bermain. Serta membutuhkan banyak stimulasi mental dan fisik untuk bahagia.

Mereka bisa gugup saat diperkenalkan dengan orang baru, terutama jika mereka belum terbiasa dengan orang lain. Namun, begitu mereka menyadari bahwa Anda tidak bermaksud jahat, mereka menjadi sangat penyayang, bahkan terkadang membutuhkan kalian.

Kucing Busok memiliki tubuh gagah dengan ukuran yang lebih besar dari kucing kampung. Bulunya terbilang pendek, namun lebih tebal daripada kucing kampung. Sementara itu, bulunya berwarna abu-abu kebiruan polos yang akan mengingatkanmu pada ras kucing lucu Russian blue atau British short hair.

Kucing Busok konon merupakan peliharaan keluarga ningrat Madura di masa lampau. Kucing lucu ini juga pernah menjadi cenderamata bagi para tamu istimewa yang berkunjung ke Pulau Garam di tahun 1990an. Namun, seiring dengan semakin langkanya kucing Busok, pemerintah setempat pun melarang hal tersebut. Sebagai informasi, populasinya hanya sekitar 100 ekor per 2018 lalu.

Tak hanya itu, ekornya yang menekuk menjadi ciri utama lain yang menambah pesonanya. Tinggi hewan karnivora ini mencapai 60 sentimeter dengan berat hingga 6,8 kilogram.

Mimik wajah yang jutek menjadi gambaran kepribadiannya yang pemalu, keras kepala, dan sulit menuruti perintah. Meski begitu, kucing ini termasuk ras yang energik dan ceria, tetapi kurang penyayang.

Masyarakat Pulau Raas juga melarang warga pendatang membawa kucing busok keluar pulau. Jika tetap dilakukan, kucing harus dikebiri atau disteril. Hal ini bertujuan untuk menjaga kemurnian kucing busok sehingga pantang untuk mengawinkannya dengan kucing ras lain. Sebagai peliharaan, masyarakat meyakini kucing busok bisa membawa nasib baik. Namun, jika dibawa keluar dan tidak dikebiri atau steril, kucing busok justru akan membawa sial.

(RIN)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya