Organ gerak pada katak yaitu kaki yang terdiri dari sepasang kaki depan dan sepasang kaki belakang.
Fungsi kaki belakang pada katak berfungsi untuk melompat sehingga struktur tubuhnya menjadi kokoh.
Kaki belakang pada katak memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan bagian depan.
Jikalau kaki belakang memiliki ukuran yang sama dengan kaki depan, maka katak tidak bisa melompat dan hanya bisa berjalan atau berlari.
Selain itu, kaki depan katak memiliki fungsi untuk menahan tubuhnya pada saat katak sedang mendarat.
Di sela-sela jari katak terdapat selaput kulit yang membantu gerakan katak ketika berenang.
Ciri-ciri pada Katak
1. Kulit berlendir
Kulit berlendir pada katak merupakan hasil adaptasi dirinya terhadap lingkungan hidup yang lembab dan basah.
Lendir pada kulitnya juga berfungsi menjaga kelembapan kulit sehingga katak tetap bisa bernafas dengan kulitnya.
2. Tidak Memiliki Ekor
Ketika masih menjadi kecebong, katak memiliki insang dan ekor cukup panjang yang berguna untuk membantu berenang di air.
Setelah beranjak dewasa, metamorfosis pada katak yang membuat kehilangan insang dan ekornya.
Sebagai pengganti ekornya, seekor katak juga memiliki kaki berselaput yang berguna untuk bergerak dan berenang.
3. Mata yang Menonjol
Mata katak yang besar dan menonjol itu sangat sensitif terhadap cahaya dan gerakan.
Maka dari itu, yang membuat penglihatan katak menjadi baik bahkan ketika di malam hari.
Selain itu, mata yang menonjol pada katak membuat penglihatan katak sangat luas, hampir 180 derajat.