SURABAYA - Inovasi teknologi yang semakin maju memberikan solusi di berbagai macam permasalahan. Para mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mulai menciptakan alat penakar hujan otomatis pada lingkungan sekitar.
Alat ini akan mengakomodasi para warga dalam memitigasi banjir yang sering terjadi di lingkungan sekitarnya.
Ketua Pelaksana KKN ITS Muhammad Hafiizh Imaaduddiin MT menyampaikan, ide pembuatan inovasi alat ini awalnya timbul karena rendahnya elevasi rumah warga di Desa Tambaksumur, Kabupaten Sidoarjo dan semakin bertumpuknya limbah cair dari bertumbuhnya perumahan di sekitarnya.
Hal ini menyebabkan terjadinya sedimentasi dan kenaikan muka air pada saluran.
“Dengan permasalahan tersebut perlu adanya pembersihan dan pemantauan rutin saluran drainase warga,” ujar Hafiizh, Minggu (9/10/2022).
Ia melanjutkan, untuk memantau keadaan saat hujan, tim KKN ini menciptakan Automatic Rainfall Recorder (ARR) dan Automatic Water Level Recording (AWLR).