7 Penemuan Besar Terinspirasi Sebuah Mimpi, Ada Berasal dari Halusinasi

Rina Anggraeni, Jurnalis
Sabtu 08 Oktober 2022 07:50 WIB
Ilustrasi (Foto:iStock)
Share :

Seiring perjalanan waktu, mesin jahit pun berkembang pesat. Pada Abad ke-19, seorang insinyur asal Amerika Serikat (AS), Elias Howe mendapat ide untuk membuat mesin jahit otomatis pertama di dunia.

Bermacam upaya dia lakukan untuk me­wujud­kan gagasannya. Namun berkali-kali dia gagal. Suatu ketika, dalam kondisi lelah, dia pun tertidur lelap hingga bermimpi. Dalam mim­pinya, Howe dikejar-kejar suku kanibal bersenjatakan tombak.

2.Dmitri Mendeleev

Dmitri Mendeleev merupakan ahli kimia yang terobsesi dengan menemukan cara logis untuk mengatur unsur-unsur kimia. Pada 1869 ia menulis nama-nama elemen pada kartu (satu elemen pada setiap kartu). Dia kemudian menulis properti dari setiap elemen pada kartunya sendiri. Dia melihat bahwa berat atom penting dalam beberapa hal, tetapi dia tidak dapat menemukan polanya. Yakin bahwa dia hampir menemukan sesuatu yang penting, Mendeleev memindahkan kartu-kartu itu selama berjam-jam sampai akhirnya dia tertidur di mejanya. Ketika dia bangun, dia menemukan bahwa pikiran bawah sadarnya telah melakukan pekerjaannya untuknya.

3. Alfred Russel Wallace

Alfred Russel Wallace dikenal sebagai seorang naturalis, penjelajah, geografer, antropolog, dan ahli biologi dari Britania Raya. Ia sangat dikenal karena pemahamannya akan teori evolusi melalui seleksi alam. Alfred Russel Wallace telah melakukan perjalanan di Brasil dan Asia Tenggara merekam spesies yang telah ditemukannya dan mencoba memahami perbedaan yang dia lihat ketika spesies dipisahkan oleh hambatan geografis. Selama bertahun-tahun ia bertanya-tanya tentang bagaimana spesies baru dapat muncul, tetapi tidak dapat menemukan jawaban. Pada tahun 1858, ia memiliki mimpi yang ekstrem, dalam bentuk halusinasi yang disebabkan oleh demam tropis. Ketika demamnya hilang, dia menemukan bahwa teori evolusi melalui seleksi alam telah datang kepadanya.

4. Friedrich August Kekulé von Stradonitz

Friedrich August Kekulé von Stradonitz ialah ahli kimia asal Jerman yang dikenal sebagai dewa cincin karena berhasil mengungkapkan bagaimana 6 atom karbon molekul benzena berikatan dengan 6 atom hidrogen. Awalnya August Kekulé hanya memikirkan bagaimana atom-atom di benzena diatur. Itu adalah masalah yang sulit, dipecahkan karena perbandingan atom karbon dan hidrogen tidak seperti yang terlihat pada senyawa hidrokarbon lainnya. Pada malam yang dingin pada tahun 1865, dia sedang mengerjakan masalah di kamarnya. Namun, tidak dapat menemukan solusi, ia memutar kursinya ke api dan tertidur.

Kemudian dia mulai memimpikan atom menari. Berangsur-angsur atom-atom itu menata dirinya menjadi bentuk ular. Kemudian ular itu berbalik dan menggigit ekornya sendiri. Gambar ular, ekor di mulutnya, terus menari di depan matanya. Ketika Kekule terbangun, ia menyadari apa yang dikatakan mimpi itu kepadanya: Molekul benzena terdiri dari cincin atom karbon. Memahami cincin aromatik ini membuka bidang kimia yang sangat penting dan baru - kimia aromatik - dan pemahaman baru tentang ikatan kimia.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya