Abdulrachman Saleh yang menjadi ketua delegasi ini pun mengutarakan rencana pertemuan tersebut.
Adapun salah satu usulan tersebut adalah mendirikan stasiun radio sebagai alat komunikasi antara pemerintah serta rakyat.
Pada pertemuan tersebut menghasilkan beberapa kesimpulan, seperti dibentuknya Persatuan Radio Republik Indonesia yang meneruskan penyiaran dari delapan stasiun radio di Jawa, mempersembahkan RRI kepada Presiden serta pemerintah sebagai alat komunikasi dengan rakyat, mengimbau hubungan antara pemerintah dan RRI disalurkan melalui Abdulrachman Saleh.
Pemerintah pun menyanggupi kesimpulan tersebut, meski tidak sependapat pada beberapa hal.
Pada 11 September pukul 24.00 WIB, delegasi dari delapan stasiun radio di Jawa mengadakan rapat. Berdasarkan hasil akhir rapat, maka RRI resmi berdiri pada 11 September 1945 dengan Abdulrachman Saleh sebagai ketua.
(Natalia Bulan)