Sejumlah kendala yang sekarang dialami oleh Kelompok Sadar Wisata Kampung Cisameng terkait dengan izin dari pemerintah setempat serta pihak PT. Indonesia Power.
Terutama untuk membangun fasilitas secara permanen sebagai penunjang pariwisata karena posisi potensi wisata seperti Sanghyang Kenit yang berada di wilayah PT. Indonesia Power.
Kelompok Sadar Wisata Kampung Cisameng berharap bisa mendapatkan izin dari pemerintah setempat serta PT. Indonesia Power untuk mendirikan bangunan permanen yang nantinya dapat mendukung dan mempermudah aktivitas wisatawan.
Pendampingan yang dilakukan yaitu berupa pemaparan materi, sharing dan diskusi serta praktik pengembangan terkait analisis potensi dan sadar wisata bagi pelaku usaha, serta kelompok masyarakat sadar wisata di Kampung Cisameng.
Materi yang disampaikan terkait dengan konsep dan praktik pengembangan pengelolaan destinasi wisata sebagai upaya peningkatan peran serta masyarakat dalam mengembangkan pariwisata.
Materi ini juga sejalan dengan Pilar Presidensi G20 Indonesia dalam rangka mendorong produktivitas masyarakat, meningkatkan ketahanan dan stabilitas masyarakat serta memastikan pertumbuhan berkelanjutan dan inklusif bagi masyarakat Kampung Cisameng.
"Melalui kegiatan pendampingan ini, UKM Mahacita UPI berupaya untuk membantu melakukan pemberdayaan masyarakat dalam rangka meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di Kampung Cisameng," katanya.
Kegiatan pendampingan ini merupakan program yang berkelanjutan dalam rangka program pendidikan dan latihan dasar Mahacita UPI serta pengabdian kepada masyarakat.