“Alhamdulilah untuk CBT nya saya mendapatkan peringkat satu se-Indonesia” tambahnya.
Gadis asal Bondowoso ini menceritakan kesulitan yang dihadapi pada saat UKMP2DG adalah banyaknya materi yang harus dihafalkan, karena materi yang diujikan adalah materi mulai semester awal kuliah samapai dengan semester akhir.
“Materi Kedokteran gigi ini kan hafalan, maksudnya bukan yang hitung menghitung, banyak tulisan yang harus kami hafalkan sehingga perlu banyak latihan soal” jelasnya.
Ketika ditanya kiat apa saja yang dilakukan supaya mendapatkan nilai yang tinggi Putri Bpk Mustangin dan Ibu Susmiati ini dengan spontan menjawab doa dan usaha.
Tidak hanya doa pribadi tetapi sejak ditetapkan sebagai peserta UKMP2DG drg. Afifah telah mohon restu dan juga tambahan doa kepada kedua orang tua.
(Natalia Bulan)