GRESIK - Fenomena ironi terjadi di Kabupaten Gresik yang berjuluk Kota Santri namun mengalami kekurangan guru agama di SD dan SMP.
Informasi yang dihimpun dari Dinas Pendidikan Gresik, ada sekitar 423 lembaga sekolah tingkat dasar (SD) dan menengah (SMP) yang kekurangan guru agama.
Faktor kekurangan ini karena banyak guru yang sudah pensiun.
Kendari begitu, Kepala Dinas Pendidikan Gresik, S Hariyanto mengatakan pihaknya akan melakukan upaya pengisian guru agama.
Dengan penerimaan melalui Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
“Untuk lembaga SD idealnya, minimal satu guru agama islam, sedangkan untuk SMP idealnya tiga guru agama islam. Saat ini beberapa sekolah di Gresik membutuhkan guru agama Islam,” ungkapnya, Jumat (22/7/2022).