JAKARTA - Mengapa pemanasan global dapat menyebabkan kepunahan spesies? Pertanyaan ini kerap muncul dalam pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam.
Dikutip Okezone dari laman Dinas Lingkungan Hidup, pemanasan global atau global warming merupakan sebuah fenomena peningkatan suhu rata-rata pada atmosfer, laut, dan daratan bumi.
Peningkatan ini bisa menjadi pemicu banyaknya bencana alam dan juga kepunahan spesies.
Untuk lebih jelasnya, berikut adalah jawaban dari pertanyaan Mengapa pemanasan global dapat menyebabkan kepunahan spesies?
Mengapa Pemanasan Global Dapat Menyebabkan Kepunahan Spesies?
Ada banyak alasan kuat kenapa pemanasan global atau global warming bisa memicu kepunahan spesies yang ada di bumi. Berikut alasannya:
1. Mencairnya es di kutub
Bumi memiliki dua kutub yang di selimuti es, yaitu kutub selatan dan kutub utara.
Memanasnya suhu bumi berdampak pada kedua kutub ini. Es yang menyelimuti kutub kian tahun kian mencair.
Menurut data satelit milik Denmark, selama kurun waktu 20 tahun terakhir, ada sekitar 5.100 miliar ton es di Kutub Utara yang mencair.
Mengutip dari Live Science, Jumat (22/07/2022), peneliti mengatakan, "hilangnya es yang luas di Greenland telah berkontribusi pada kenaikan permukaan laut global sekitar 1,2 cm hanya dalam dua dekade.”
Mencairnya es di kutub mengancam kelangsungan hewan-hewan yang bergantung pada es.
Contohnya adalah beruang kutub. World Wild Life mengatakan jika populasi beruang kutub mengalami penurunan sebesar 40%.
Peneliti bahkan memperkirakan beruang kutub akan punah di tahun 2100.
2. Terumbu karang yang mati
Selain menyebabkan es mencair, pemanasan global juga bisa menyebabkan terumbu karang mati.
Kematian terumbu karang bisa menyebabkan kepunahan biota laut karena naiknya suhu air laut.
Melansir dari NOAA’s National Ocean Service, kenaikan suhu yang terjadi pada air laut bisa menyebabkan pemutihan pada karang dan penyakit karang.
Kondisi ini tentu berpotensi membunuh karang-karang yang ada di laut.
Padahal, karang merupakan salah satu komponen eksistem laut yang perannya sangat penting bagi kelangsungan hidup biota laut.
Selain itu, terumbu karang memiliki kemampuan yang baik dalam menyerap karbon dioksida serta memproduksi oksigen sebagaimana tanaman yang ada di daratan.
Apabila ekosistem terumbu karang terganggu, keseimbangan karbon dioksida dan oksigen di bumi pun akan terganggu.
3. Daratan yang semakin tergerus
Mencairnya es di kutub selatan dan kutub utara menyebabkan bongkahan es tersebut menjadi air dan terjadi kenaikan permukaan air laut.
Kondisi ini akan mengakibatkan daerah-daerah di pesisir pantai terendam dan daratan semakin tergerus air laut.
Kejadian ini akan berdampak buruk pada hewan, manusia, dan tumbuhan karena akan kehilangan tempat tinggal dan bisa menyebabkan kepunahan.
4. Terjadi intuisi air laut
Naiknya air laut ke daratan bisa juga menggenang daratan yang sebelumnya tidak pernah terendam air laut.
Apabila terjadi, maka sumber air tawar bisa terancam dan menyebabkan krisis air bersih.
Apabila terjadi krisis air bersih maka makhluk hidup akan kekurangan air dan menyebabkan kematian.
5. Berkurangnya hutan
Pemanasan global dipicu adanya penebangan hutan secara masif. Hutan merupakan habitat bagi sebagian besar flora dan fauna.
Apabila hal ini terus terjadi tanpa adanya reboisasi, maka flora dan fauna bisa terancam dan mengalami kepunahan.
Pada intinya, pemanasan global bisa merubah banyak hal dari bumi dan bagi makhluk hidup yang tidak bisa beradaptasi dengan perubahan bisa mengalami kepunahan.
Demikian jawaban dari pertanyaan Mengapa Pemanasan Global Dapat Menyebabkan Kepunahan Spesies?
(Natalia Bulan)