"Jadi, masyarakat yang ingin mendaftarkan putra-putrinya agar bisa tercakup dalam program ini silahkan mendaftar ke Bagian Kesra Pemkab Sumenep," katanya, menjelaskan.
Selanjutnya, pemkab akan melakukan seleksi administrasi berupa surat keterangan tinggal lebih dari satu tahun dari pondok pesantren dan surat keterangan miskin atau kurang mampu dari kelurahan atau desa.
Kartu santri dan kartu mahasiswa juga menjadi syarat administratif yang harus disetor ke Bagian Kesra Pemkab Sumenep, di samping nilai akademik calon penerima bantuan.
Pemkab Sumenep selanjutnya akan melakukan verifikasi faktual ke lapangan, bagi calon penerima bantuan yang dinyatakan lolos seleksi administratif.
Bantuan beasiswa santri di Kabupaten Sumenep, Madura, itu terinspirasi program beasiswa santri yang dicanangkan Pemkab Pamekasan.
Bedanya, bantuan di Pamekasan bagi santri tingkat SMP dan yang sederajat, sedangkan di Sumenep bagi santri yang mahasiswa.
(Natalia Bulan)