"Kalau di Sudirman ini juga digunakan pejalan kaki dan tempat umum, ya harusnya dilarang," tambahnya.
Meski dilarang, Tika Bisono menyebutkan harusnya para remaja ini diberikan tempat khusus untuk para remaja berkumpul dan melakukan apa pun yang mereka mau.
Menurutnya, Pemerintahlah yang harusnya merekayasa tempat untuk para remaja yang membutuhkan aktualisasi dirinya.
"Sifat menunjukkan sesuatu ini adalah ciri khas remaja dan tidak bisa diredam. Karena secara alamiah memang mereka sedang berada di posisi membangun identitas diri, membangun jati diri, dan membangun pertanyaan 'aku ini siapa?'" jelasnya.