JAKARTA - Apakah kamu merasa bahwa kamu susah sekali berprestasi di sekolah? Misalnya, kamu sudah berusaha rajin belajar, mengerjakan semua tugas dengan baik, bahkan mengikuti les privat setiap hari.
Akan tetapi, kamu merasa performa akademik kamu tidak menunjukkan perkembangan. Kamu pun bertanya-tanya, bagaimana agar berprestasi di sekolah?
BACA JUGA:Angka Kelulusan Ujian Sekolah SMK di Riau Mencapai 99,67%
Setiap orang memiliki keunikan masing-masing. Apabila dia mampu memaksimalkan potensi dalam dirinya, dia bisa berprestasi.
Nah, barangkali selama ini kamu pernah atau sering melakukan sesuatu yang menghambat kamu menjadi siswa yang berprestasi.
Maka dari itu, kamu harus mengenali kesalahan umum yang sebaiknya kamu hindari agar berprestasi di sekolah. Simak sampai akhir ya!
3 Kesalahan Umum yang Kerap Dilakukan oleh Pelajar
Ingin berprestasi di sekolah? Gunakan strategi yang tepat. Berikut ini kesalahan umum pelajar yang sebaiknya kamu hindari agar berprestasi di sekolah.
1. Hanya fokus pada prestasi akademik
Prestasi tidak hanya bisa diukur melalui performa akademik. Kamu pasti tahu bahwa ada banyak orang hebat di luar sana.
Mereka mencetak prestasi dan membanggakan orang tua bahkan negara.
Kita ambil contoh, tim nasional Indonesia yang berjuang mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional, tim basket sekolah yang mengikuti turnamen, siswa yang mengikuti lomba di bidang kesenian, dan masih banyak lagi.
Berprestasi tidak harus selalu di bidang akademik. Kamu bisa memaksimalkan potensi kamu di bidang non-akademik.
Jika kamu suka dengan salah satu cabang olahraga, tekuni dan asah terus potensimu.
Jika kamu suka menulis, jangan ragu untuk mulai menghasilkan karya. Jika kamu suka berkegiatan sosial di masyarakat, kamu bisa sering-sering mengikuti kegiatan sosial yang diadakan sekolah atau mungkin organisasi sosial.
2. Menyia-nyiakan kesempatan
Jangan malas mencari informasi tentang lomba, pertukaran pelajar, pelatihan, dan sejenisnya.
Kamu harus fokus supaya performa akademikmu bagus, namun jangan sampai kamu tidak sadar bahwa ada banyak kesempatan yang bisa kamu ambil agar berprestasi di sekolah.
Cobalah untuk sering mencari informasi di internet, mading sekolah, atau bertanya pada guru.
Barangkali akan ada perlombaan yang bisa kamu ikuti baik di bidang akademik maupun non-akademik.
Bisa jadi ternyata selama ini sekolah kamu sudah banyak mengirimkan siswa untuk mengikuti pertukaran pelajar.
Atau mungkin ada banyak sekali kompetisi online yang diselenggarakan oleh berbagai universitas.
Jika kamu mengambil kesempatan tersebut, mendaftar, dan mencoba kompetisi yang ada, kamu akan mendapatkan banyak pengalaman berharga. Kamu bisa mendapatkan ilmu baru, teman baru, dan pengalaman. Apalagi jika kamu menang, kamu bisa menggunakan kemenangan tersebut sebagai poin plus untuk mendaftarkan diri di perguruan tinggi, misalnya.
3. Takut gagal
Seberapa sering kamu melewatkan suatu kesempatan hanya karena kamu takut gagal?
Misalnya, sekolah sedang mengadakan seleksi untuk menentukan siapa yang berhak mewakili sekolah dalam ajang kompetisi nasional.
Seleksi bersifat terbuka sehingga semua boleh mengikuti seleksi tersebut.
Sebaiknya kamu memperbaiki pola pikir yang seperti ini. Dalam setiap kompetisi, umumnya akan ada yang menang dan yang kalah.
Ketika kamu memutuskan mencoba sesuatu, akan selalu ada risiko gagal. Saat kamu mengikuti suatu perlombaan, akan selalu ada risiko gagal.
Kekalahan bukan berarti kegagalan. Kekalahan juga bukan hal yang memalukan.
Kamu bisa memandang kekalahan sebagai momentum untuk belajar. Saat kalah, evaluasi diri kamu sehingga kamu menemukan apa saja yang harus kamu perbaiki dalam diri kamu supaya kamu
bisa menjadi lebih baik dalam kompetisi lain waktu.
Jadi, kesalahan mana yang pernah atau justru sering kamu lakukan? Mulai sekarang ubah kebiasaan yang ini ya.
Semoga berhasil menjadi pelajar yang berprestasi di sekolah ya!
(Natalia Bulan)