SLEMAN - Universitas Gadjah Mada (UGM), DKI Jakarta, dan Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran melakukan kerja sama penatan dan revitalisasi ruang terbuka hijau di kawasan komplek Kemayoran serta bidang pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, dan implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
Rektor UGM, Profesor Panut Mulyono, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dan Direktur Utama Pusat Pengelola Komplek Kemayoran, Medi Kristianto menandatangani kontrak kesepahaman (MoU) di Ruang Multimedia Kantor Pusat UGM, Rabu (25/5/2022).
Rektor UGM, Profesor Panut Mulyono, mengatakan kerja sama penataan ruang publik ini memiliki peran penting bagi masyarakat DKI, terutama dalam menjalankan aktivitas. Apalagi keberadaan ruang publik yang sehat, nyaman, dan menyenangkan sangat diperlukan.
Sedangkan kerjasma di bidang pendidikan, terutama pengembangan sumberdaya manusia (SDM) guna menopang jalannya pemerintahan yang baik, menjadi hal penting. Penitian, perencanaan pembangunan juga bisa dilakukan secara bersama dengan saling sinergi harapannya berbagai persoalan yang dihadapi bisa diselesaikan dengan baik.
Karena itu bangga menjadi mitra kerja sama dari DKI Jakarta dan Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran dan berharap kerja sama yang telah disepakati bersama bisa segera direalisasikan dan bermanfaat bagi semua pihak.
"Mudah-mudahan kerja sama ini benar-benar bisa diimplementasikan dalam pekerjaan riil sehingga memberikan manfaat bagi ketiga belah pihak," harapnya.