JAKARTA - Paling tidak ada 2 contoh penerapan prinsip ekonomi yang dilakukan produsen. Prinsip ekonomi merupakan pedoman dalam kegiatan ekonomi untuk mencapai perbandingan rasional antara pengorbanan yang dikeluarkan dengan hasil yang diperoleh.
Singkatnya, prinsip ekonomi adalah panduan dimana seseorang maupun organisasi mampu mengefektifkan pengeluarannya untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
Prinsip ekonomi sendiri telah menjadi hal umum dalam setiap kegiatan ekonomi yang terjadi di kehidupan sehari-hari. Prinsip ekonomi dibagi menjadi tiga, yaitu prinsip ekonomi produsen, prinsip ekonomi distributor dan prinsip ekonomi konsumen.
Produsen sering diartikan sebagai pengusaha yang menghasilkan barang dan jasa, termasuk di dalamnya pembuat, grosir, leveransir, dan pengecer profesional, yaitu setiap orang atau badan yang berperan dalam penyediaan barang atau jasa hingga sampai ke tangan konsumen.
Proses produksi sendiri dilakukan oleh produsen dengan tujuan untuk menambah nilai guna barang atau menciptakan suatu benda baru yang berguna untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup orang banyak.
Contoh prinsip ekonomi bagi produsen sendiri, di antaranya:
• Menyesuaikan jumlah produksi dengan jumlah permintaan
Salah satu prinsip ekonomi adalah berpikir secara rasional dan hemat. Penerapan prinsip ekonomi dalam kegiatan produksi dapat dilakukan dengan cara mengontrol jumlah barang produksi dan sumber daya, misalnya menyesuaikan jumlah produksi dengan jumlah permintaan. Sehingga nantinya tidak akan ada barang yang terbuang atau tidak sesuai. Hal tersebut sesuai dengan tujuan prinsip ekonomi yang mengutamakan minimnya biaya produksi suatu komoditas.
• Memiliki karyawan atau sumber daya manusia (SDM) yang ahli, terampil dan disiplin
Penerapan prinsip ekonomi dalam kegiatan produksi dengan cara mengontrol jumlah barang produksi dan sumber daya, juga dapat dilakukan dengan cara memilih atau memiliki karyawan atau sumber daya manusia (SDM) yang ahli, terampil dan disiplin.
(Widi Agustian)