JAKARTA - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim sambangi Sekolah Dasar Negeri 034 Tarakan, Kalimantan Timur.
Hal tersebut, bertujuan untuk mencoba berdialog, menyapa sekaligus memberi motivasi kepada para calon Guru Penggerak.
Dalam kunjungan tersebut, Nadiem mengatakan, menjadi seorang guru penggerak tidaklah mudah. Banyak tantangan yang harus dihadapi sekaligus harus dilewati dengan menempuh pendidikan berbulan-bulan.
"Itulah kenapa program Pendidikan Guru Penggerak berlangsung selama 9 bulan dan penuh dengan kegiatan pelatihan yang berfokus pada peningkatan skill kepemimpinan guru," ujar Nadiem dalam akun instagram @nadiemmakarim.
Menurut Nadiem, mereka yang mampu lolos, adalah bagian dari aset tenaga pendidikan yang berkualitas. "Dan saya yakin Ibu Bapak guru yang bisa menyelesaikan program Guru Penggerak adalah garda depan perbaikan pendidikan Indonesia menuju Merdeka Belajar," ucapnya.
Kendati demikian, banyak guru yang mengeluhkan terkait kesulitan proses menjadi guru penggerak. Terlebih, banyak yang mengeluh akan panjangnya program hingga 9 bulan.