Learning Loss Semakin Besar Akibat Pandemi Covid-19, Ini Cara Mengejarnya

Yova Adhiansyah, Jurnalis
Kamis 24 Maret 2022 14:07 WIB
Ilustrasi pembelajaran jarak jauh (Foto: Antara)
Share :

JAKARTA - Pandemi Covid-19 menyebabkan banyak hal berubah. Termasuk di dunia pendidikan. Muncullah istilah pembelajaran jarak jauh (PJJ). Siswa harus memindahkan ruang kelas ke layar komputer di rumah masing-masing. Ini jelas menguji ide-ide dasar tentang konsentrasi, peran teknologi, dan cara siswa, guru serta orang tua berinteraksi untuk kegiatan belajar mengajar.

Hal ini diakui Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek Suharti Sutar. Dia mengatakan selama PJJ dilaksanakan, learning loss yang dialami oleh para pelajar di Indonesia semakin besar.

Apalagi untuk pelajar-pelajar yang berasal dari kalangan termarjinalkan, seperti siswa dan mahasiswa yang tinggal di daerah 3T yakni terdepan, terpencil, dan tertinggal hingga anak-anak dengan orang tua berpendapatan menengah ke bawah.

Baca juga: Hentikan PTM, Sekolah di Kota Bekasi Resmi Berlakukan PJJ hingga 17 Februari 2022

Namun, dengan diterapkannya kurikulum darurat sejak tahun lalu, Suharti menilai bahwa learning loss yang terjadi semakin kecil. “Dengan kurikulum biasa, anak-anak bebannya sangat besar. Dengan pengurangan-pengurangan yang ada di dalam kurikulum darurat ini, meskipun pada kurikulum inti menjadi lebih baik,” kata Suharti saat menjadi penanggap dalam webinar berkonsep Ruang Bincang dengan tema “Advokasi Pendidikan dalam Merespon Pandemi COVID-19”, Rabu (23/3/2022).

Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Tangerang Kembali Terapkan PJJ

Webinar ini merupakan Ruang Bincang ke-8 dari rangkaian Konferensi Knowledge-to-Policy (K2P) yang merupakan salah satu rangkaian kegiatan penutupan KSI untuk menampilkan produk pengetahuan dan pencapaian mitra KSI.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya