PANDEGLANG - Di tengah pandemi covid-19, seorang pemuda yang juga mahasiswa di Pandeglang, Banten, justru berhasil membudidayakan tanaman telang. Untuk diketahui, bunga telang diyakini memiliki banyak manfaat kesehatan, di antaranya anti-kanker dan mengatasi diabetes.
Tak tanggung-tanggung, dari usaha bertanam bunga telang, pemuda bernama Muhammad Teguh Arrosid itu bisa mencapai jutaan rupiah setiap bulannya.
Budidaya bunga telang itu berada di Kampung Kadu Garu Landeuh, Desa Kadugemblo, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang, Banten. Di dunia kesehatan, buang telang setidaknya memiliki 10 khasiat kesehatan seperti meningkatkan memori otak, mengurangi stres, mengatasi diabetes, menurunkan berat badan dan lainnya.
Saat ini, terdapat sekira 300 pohon bunga telang yang ditanam di halaman belakang rumahnya. Bunga telang yang telah siap panen, dipetik dan dijemur di terik matahari.
Berada jauh dari jalan raya dan di bawah pegunungan, membuat tanaman ini terbebas dari polusi.
Bunga telang tersebut diolah menjadi aneka minuman maupun makanan seperti agar-agar, hingga nasi jingga. Bunga telang juga dijual dalam bentuk kemasan utuh.
"Jadi kami mengolahnya menjadi berbagai makanan jga menjual utuh setelah dikeringkan," ujat Teguh Arrisid.
Ide berbisnis bunga telang ini diawali dari pandemi Covid-19 yang berkepanjangan. Dirinya melihat banyaknya tanaman bunga telang yang tumbuh liar di halaman rumahnya.
Teguh yang berstatus sebagai ahasiswa, juga pernah mengikuti perlombaan ide bisnis dan dirinya berhasil menyabet beberapa penghargaan dari mengolah bunga telang tersebut.