Menurutnya, program vaksinasi yang digalakkan pemerintah tersebut bertujuan untuk memperkuat imun tubuh, terlebih saat ini adanya ancaman mutasi Covid-19 seperti Omicron. Hingga kini baru 46 persen anak usia 6-11 tahun yang divaksin
"Apalagi saat ini kita lihat pengembangan kasus omicron terus meningkat di Jakarta. Jadi, jangan sampai kita di Palembang ini juga kena, karena itu kita cegah," ucap Zulinto.
Sementara itu, Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Mokhammad Ngajib mengatakan, pihaknya sangat mendukung langkah yang diambil oleh Dinas Pendidikan Kota Palembang untuk mewajibkan anak- anak divaksin.
"Kita sangat dukung karena kita harus melakukan dan mendukung bersama percepatan vaksinasi di kota Palembang," ungkapnya.
Diungkapkan Ngajib, dalam mengatasi banyaknya isu negatif terkait vaksinasi, pihaknya pun memberikan edukasi terkait pemberitaan-pemberitaan hoax yang membuat orangtua atau wali siswa takut untuk melakukan vaksinasi.
"Seperti berita ada yang meninggal setelah divaksin, itu tidak benar, dan juga orangtua dapat pernyataan bahwa wali siswa bertanggung jawab apabila terjadi kepada anaknya itu juga tidak benar," jelasnya.
(Susi Susanti)