Ada rasa haru saat Aya mengatakan dirinya rela mendirikan tempat ini seorang diri tanpa ada bantuan dari pihak manapun. Aya menjual hasil kerajinanaya melalui media sosial.
Hal ini disambut baik anak didiknya yang memang berniat ingin bersekolah hingga mengajak orang tuanya untuk ikut bekerja membuat hasil kerajinan tangan berbahan bambu dan kain bekas.
Aya berharap aksi sosialnya dapat dukungan dari semua pihak. Sehingga tidak ada lagi kemiskinan dan anak putus sekolah di Kabupaten Bogor.
(Qur'anul Hidayat)