JAKARTA – Jurusan teknik menjadi salah satu jurusan favorit di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Meski memiliki tingkat keketatan yang tinggi, jurusan teknik juga membuka prospek kerja yang menjanjikan bagi para lulusannya, terutama untuk 17 jurusan teknik yang diulas di bawah ini.
Melansir laman Ruang Guru di ruangguru.com, berikut ini rangkuman 17 jurusan teknik dengan prospek kerja yang menjanjikan yang mungkin bisa menjadi rujukan calon mahasiswa pada seleksi penerimaan mahasiswa baru.
BACA JUGA: Mengenal Jurusan Teknik Pertambangan dan Peluang Kerjanya Yang Menjanjikan
1. Teknik Sipil
Teknik Sipil merupakan jurusan teknik yang sangat lekat dengan infrastruktur. Jurusan ini akan mempelajari proses merancang, membangun dan merenovasi gedung, jalan, jembatan, bendungan, serta infrastruktur lainnya dan mempunyai peran penting dalam perkembangan suatu negara, terutama dalam pembangunan infrastruktur dan ekonomi.
Lulusan dari Teknik Sipil bisa bekerja di berbagai perusahaan properti, konstruksi, atau pengembang. Kamu juga bisa bekerja di instansi pemerintah seperti Badan Perencanaan Nasional (BPN), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dan BUMN lain di bidang konstruksi.
BACA JUGA: 10 Kampus dengan Jurusan Teknik Terbaik di Indonesia
2. Teknik Mesin
Hampir semua hal saat ini menggunakan mesin untuk efisiensi atau juga untuk memaksimalkan produksi. Para mahasiswa yang suka dengan permesinan akan mempelajari prinsip-prinsip fisika yang akan diimplementasikan pada analisis, desain, manufaktur, dan pemeliharaan mesin. Materi tentang mekanika, kinematika, teknik material dan termodinamika juga akan diperdalam disini.
Lulusan dari prodi ini akan sangat dibutuhkan di berbagai macam industri, mulai dari manufaktur, teknologi, otomatif, pertambangan, dan sebagainya.
3. Teknik Industri
Teknik industri tidak hanya akan mempelajari seluk-beluk mesin manufaktur, tetapi juga tentang sistem manajemen sebuah industri. Prospek kerjanya luas mulai dari industry kecil hingga besar. Baik di divisi spesialisasi teknik industri, divisi produksi, divisi engineering, divisi perencanaan biaya, hingga HRD.