Bidang prioritas dana otonomi khusus adalah menyediakan kebutuhan mendasar pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi rakyat. Belakangan pemerintah pusat juga menggelontorkan alokasi yang bersifat umum, di antaranya untuk pembangunan dan peningkatan kesejahteraan orang asli Papua dan penguatan lembaga adat.
Dalam pelaksanaannya di bidang pendidikan, dana hibah khusus itu digunakan antara lain untuk membiayai kuliah putra-putri Papua seperti Tina.
"Jadi ini merupakan kesempatan yang sangat luar biasa ketika saya bisa studi di luar negeri dengan biaya otsus ini," tuturnya.
Baca juga: 2 Dekade, Dana Otsus Papua dan Papua Barat Tembus Rp138 Triliun
(Fakhrizal Fakhri )