Pada selasa pagi ini, kegiatan pembelajaran secara tatap muka ini berjalan dengan lancar, dan kegiatan pembelajaran secara tatap muka ini tetap melakukan protokol kesehatan secara ketat.
Penerapan terhadap siswa siswi saat bersekolah bermasker, pengecekan suhu tubuh, mencuci tangan, dan menjaga jarak di dalam kelas berjalan baik, serta seluruh guru pengajar yang sudah dilakukan vaksinasi.
Dari evaluasi selama tiga pekan ini, Disdik Bekasi akan menambah jumlah siswa yang awalnya 50 persen menjadi 65 persen dalam setiap kelasnya serta menambah jam pelajaran.
Kadisdik Kota Bekasi, Inayatullah mengatakan, pihaknya dan Satgas Covid-19 telah mengevaluasi jalannya pembelajaran secara tatap muka.
"Dari hasil evaluasi ini, kami memutuskan bahwa sekolah tatap muka akan tetap dilanjutkan. Dari penerapan yang berjalan selama tiga pekan, kami terus memonitor, dan sejauh ini belum ditemukan adanya klaster penyebaran Covid 19 dan siswa serta guru yang terpapar covid 19," jelasnya.
(Khafid Mardiyansyah)