Mahasiswa Farmasi Ciptakan Permen Anticorona dari Bawang Merah dan Madu

Antara, Jurnalis
Rabu 04 Agustus 2021 15:52 WIB
Foto: Illustrasi Shutterstock
Share :

PURWOKERTO - Tim Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menciptakan inovasi berupa permen pereda batuk yang diberi nama Anticorona.

 

Ketua Tim Mahasiswa Farmasi UMP, Risti Ainun Nisa mengatakan, inovasi berupa permen Anticorona itu telah diikutsertakan dalam ajang Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi.

Baca juga:  30% Penerima Vaksin di Jakarta Ternyata Warga Luar Daerah, Wagub DKI: Kami Tak Membatasi

Menurut dia, anggota tim Farmasi UMP yang mengikuti ajang PKM terdiri atas Ryan Wody Prawidasary (mahasiswi semester 7), Aldy Tri Renaldy (mahasiswa semester 7), Angelia Yuliana Safitri (mahasiswi semester 7), dan Uzma Eliyanti (mahasiswi semester 5).

"Saat mau mengusulkan proposal untuk PKM sudah terjadi pandemi (Covid-19). Salah satu gejala Covid-19 adalah batuk. Kebetulan salah satu rekan kami kalau sedang batuk, dia makan bawang merah yang dipotong," kata mahasiswi semester 7 itu.

Baca juga:  Satgas: Rata-Rata 1.582 Pasien Covid-19 Meninggal per Hari Selama Juli

Oleh karena tanpa campuran apapun, kata dia, bawang merah yang dimanfaatkan untuk meredakan batuk itu terasa tidak enak dan baunya tidak sedap.

Atas dasar testimoni tersebut, tim mahasiswa Farmasi melakukan studi literatur untuk mencari kebenaran mengenai khasiat bawang merah sebagai pereda batuk.

"Setelah kami melakukan studi literatur, beberapa hasil yang kami dapatkan itu terbukti bahwa bawang merah berkhasiat sebagai pereda batuk. Namun, karena rasa dan baunya tidak enak, banyak masyarakat yang kurang suka," kata Risti.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya