4 Mahasiswa Ini Ciptakan Masker Khusus Tuna Rungu dari Limbah Sedotan

Antara, Jurnalis
Senin 26 Juli 2021 16:07 WIB
Foto: Illustrasi Shutterstock
Share :

Sementara lapis kedua yang berada di dalam merupakan masker transparan, sehingga orang dapat melihat ekspresi dan gerak bibir dari para tuna rungu dan memudahkan dalam berkomunikasi.

Ia menjelaskan, ide masker ini berawal dari mata kuliah kewirausahaan yang mereka jalani di UMM. Saat itu, Habibah dan timnya membuat model usaha penjualan masker dengan desain yang unik. Keunikan itulah yang menjadi potensi dari model usaha yang mereka bangun hingga akhirnya mendaftarkannya ke Program Kreatifitas Mahasiswa-Kewirausahaan (PKM-K), apalagi, diperkuat dengan dorongan serta motivasi dari dosen kewirausahaan.

PKM-K yang digarap oleh Habibah Alifatus Syaidah, Aulia Amanda, Briliant Ghaustin Yoly Ala, dan Annisa Firdaus Ramadhini ini lolos pendanaan dari Direkorat Jendral Perguruan Tinggi (DIKTI) pada Mei lalu.

Saat ini mereka berada di tengah proses pembuatan masker dan akan dipasarkan pekan depan secara daring. Harga masker dipatok dikisaran Rp35.000-Rp40.000. Harga tersebut sudah termasuk masker, tiga filter serta strap masker.

“Proses pemasaran akan kami mulai pekan depan secara daring. Menurut kami, ini harga yang cukup terjangkau mengingat pembeli bisa mendapatkan satu paket lengkap masker,” ujarnya.

Mahasiswi kelahiran Kediri, Jawa Timur ini berharap masker transparan tersebut bisa menjadi opsi untuk membantu komunikasi tuna rungu di tengah pandemi. Dia juga ingin agar usaha ini bisa menjadi peluang bisnis yang baru.

“Komunikasi adalah salah satu aspek penting dalam kehidupan. Oleh karena itu, dengan adanya inovasi kami ini, semoga bisa memberikan manfaat luas kepada masyarakat, utamanya mereka para disabilitas tuna rungu,” pungkasnya. (din)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya