Ia juga berharap penyusunan RAB oleh para inovator nantinya bisa sesuai dengan pertanggungjawaban keuangan dan peraturan yang ada.
“Setiap tahun inovasi bertambah, oleh karena itu LKST IPB University akan perjuangkan untuk pendanaan dalam mengembangkan inovasi sebagai prioritas nasional,” imbuh Guru Besar Fakultas Peternakan IPB University ini.
Seleksi Inovasi Prospektif dan Minuman Fungsional dilakukan dengan menghadirkan 12 reviewer dari tim LKST/Wakil Rektor Bidang Inovasi dan Bisnis IPB University yang bertugas menyeleksi dan melakukan wawancara terhadap inovator yang mengajukan inovasinya.
Para reviewer tersebut adalah Dr Tri Partono, Dr Rokhani Hasbullah, Dr Roza Yusfiandayani, Dr drh I Ketut Mudite Adnyane, Deva Primadia Almada, SPi,MSi, Muhammad Hendra Wibowo, STP, MM, Dadang Tresnakusumah, STP, Drs Asna Jauhari, Arif Rahman Hakim, SMn dan Panca Norman Prasetiyo. (din)
(Rani Hardjanti)