"Kemungkinan itu bisa saja, mengingat ada beberapa daerah yang belum ada sekolah negeri, khususnya jenjang SMP," sebutnya.
Dirinya tidak berharap, sedikitnya pendaftar ini dikarenakan ada anak yang menunda melanjutkan sekolah atau bahkan tidak melanjutkan imbas dari pandemi Covid-19. Sebab bagaimanapun anak tetap harus menyelesaikan wajib belajar mereka minimal hinggga sekolah menengah atas.
"Ada kekhawatiran sedikitnya pendaftar ini karena siswa enggan sekolah ditengah dituasi COVID-19. Tapi kita akan lihat siswa yang mendaftar ke sekolah swasta, karena bisa jadi mereka daftarnya ke swasta langsung," pungkasnya.
(Rani Hardjanti)