Meski Pandemi Corona Usai, Guru Ini Harapkan Program Belajar TVRI Tetap Ada

Wilda Fajriah, Jurnalis
Rabu 22 April 2020 14:10 WIB
Indra Gautama saat mengajar (Foto: dok. pribadi Indra)
Share :

JAKARTA - Sejak terdapat kasus positif corona virus disease atau COVID-19, pemerintah mengambil tindak tegas agar menerapkan physical distancing. Salah satu penerapan kegiatan ini adalah dengan melakukan aktivitas di rumah saja, termasuk untuk para pelajar, mereka diliburkan dan melakukan aktivitas belajar dari rumah.

Sejalan dengan hal tersebut, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengusung program belajar dari rumah yang telah ditayangkan di Televisi Nasional Republik Indonesia (TVRI) sejak 13 April lalu.

Program belajar dari rumah tersebut pun mendapatkan respon positif baik dari tenaga pendidik atau guru, orangtua murid, serta para pelajar dan mahasiswa. Seperti yang diungkapkan oleh salah satu tenaga pendidik yang mengajar di SD Islam Taallumul Huda Bumiayu Brebes Jawa Tengah, Indra Gautama. 

Indra mengungkapkan, program belajar dari rumah yang ditayangkan di TVRI merupakan program yang sangat kreatif. Di tengah masa sulit pandemi corona saat ini, aktivitas belajar di rumah dapat menimbulkan kejenuhan para murid. Untuk itu, dibutuhkan adanya inovasi yang kreatif, salah satunya adalah program belajar dari rumah tersebut.

Saking kagumnya dengan program tersebut, Indra berharap, ketika wabah corona sudah usai nanti, program belajar di TVRI ini tetap ditayangkan.

“Oh iya, saran saya sih karena itu bagus buat siswa siswi TVRI, jadi adanya jangan hanya pas ada wabah COVID-19 saja menanyangkan pembelajarannya. Tetap diadakan meskipun sudah tidak ada wabah. Jamnya bisa disesuaikan sore atau sedikit malam,” paparnya kepada Okezone pada Rabu (22/4/2020).

Menurutnya, dengan hadirnya program belajar dari rumah tersebut, ia sebagai tenaga pendidik merasa sangat terbantu. Selain itu, program yang disajikan TVRI itu memiliki konsep yang menarik dan lumayan mudah dipahami anak-anak.

“Pemberi materi dan narasumber di program tersebut sudah oke dan sesuai juga dengan materi-materi yang ada baik itu yang sains atau budaya atau lainnya,” sambungnya.

Sementara itu, Indra berharap, selain membuat program-program bermutu seperti tayangan belajar untuk murid, ada baiknya Kemendikbud juga membuat program untuk para tenaga pengajar. Yakni setidaknya ada pelatihan untuk para guru agar bisa membuat konten-konten yang baik dalam bentuk video untuk diterapkan kepada anak didik mereka.

“Kalau bisa (berandai andai dan berharap) ada konten juga buat guru, atau diadakanlah pelatihan membuat konten agar guru-guru bisa membuat konten sendiri yang bagus seperti di televisi biar pembelajaran didalam kelas atau online juga jadi lebih menarik,” tandasnya.

Disisi lain, Kepala Biro Komunikasi & Hubungan Masyarakat Evy Mulyani mengatakan, konten di TVRI merupakan alternatif pembelajaran selama masa pandemi COVID-19. Program belajar dari rumah berkaitan dengan berbagai materi pembelajaran mulai dari PAUD, pendidikan dasar, hingga menengah.

Pada hari kerja, akan disiarkan acara yang berkaitan dengan pembelajaran, namun di akhir pekan akan berisi tentang berbagai konten kebudayaan.

“Kerjasama dengan TVRI dilaksanakan selama 3 bulan. Tentunya Kemendikbud juga akan melakukan evaluasi, atau menerima berbagai masukan dari berbagai pihak terkait dengan kualitas konten, model pegagogik, dari segi waktu dan lainnya,” tuturnya. (cm)

(Fahmi Firdaus )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya