"Kemarin melalui Kepala Dinas Pendidikan Jateng, 2 hari yang lalu sudah saya mintakan untuk dikomunikasikan Dinas Pendidikan kabupaten/kota, agar mereka juga bekerja di rumah. Seperti pegawai pemprov, kabupaten/kota yang sudah mulai bekerja di rumah. Setidaknya pemprov saja sudah 70% bekerja di rumah," ujarnya.
Ganjar mengaku mendapat keluhan dari pelajar, soal banyaknya tugas selama belajar di rumah. Selain diperingan, guru juga diminta membuat tugas yang bisa membangkitkan kreativitas pelajar, sekaligus edukasi tentang virus corona.
"Guru-guru Anda juga boleh bekerja di rumah, sekolahan dijaga oleh kepala sekolah, TU atau guru piket secara bergantian. Sehingga mereka bisa bekerja di rumah lebih banyak," ucapnya.
(Qur'anul Hidayat)