Dana untuk Riset di Indonesia Baru 0,25 Persen dari PDB

Hambali, Jurnalis
Kamis 30 Januari 2020 22:05 WIB
Ilustrasi
Share :

Padahal riset dan penelitian ilmu pengetahuan masuk dalam jangka menengah dan panjang pemerintah Indonesia, untuk mewujudkan visi Indonesia sebagai ekonomi maju pada tahun 2045.

Presiden Widodo menekankan pentingnya pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan mendukung penelitian dan inovasi yang merupakan faktor kunci untuk pertumbuhan ekonomi suatu negara.

Sementara itu, Wakil Duta Besar Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia, Allaster Cox menyatakan bahwa Australia senang melihat komitmen Pemerintah Indonesia untuk riset dan pengembangan.

Menurut Cox, komitmen itu terlihat dari adanya Undang-Undang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Sisnas Iptek), pembentukan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Dana Abadi Penelitian.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya