Foto Ilmuwan Muda Indonesia Kenalkan Sains ke Milenial

Adhyasta Dirgantara, Jurnalis
Jum'at 29 November 2019 13:09 WIB
Foto: Pameran Foto Ilmuan di Galeri Orbital Dago
Share :

BANDUNG – Penyelenggaraan pameran foto mungkin sudah kerap dilakukan di berbagai tempat. Namun, kali ini Direktorat Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) RI menyelenggarakan pameran foto dengan sebuah misi, yakni mengenalkan ilmuwan-ilmuwan muda di Tanah Air.

Hal ini diwujudkan melalui pameran foto bertajuk “Potret Ilmuwan Muda Indonesia” yang diselenggarakan mulai 27 November sampai dengan 2 Desember 2019 di Galeri Orbital Dago, Bandung.

Baca Juga: Percakapan Kocak Dosen dan Mahasiswa, antara Kejam tapi Menggelitik

Pameran Potret Ilmuwan Muda Indonesia sendiri dibuka untuk umum. Penentuan lokasi di galeri serta kafe sendiri dipilih lantaran menyasar generasi milenial. yang kerap menghabiskan waktu untuk sekadar ngopi, nongkrong atau mengerjakan tugas di lokasi tersebut.

Terkait penyelenggaraan pameran, Dirjen Sumber Daya Iptek Dikti, Ali Ghufron Mukti mengatakan, para ilmuwan muda perlu berkenalan dan dikenalkan kepada publik. Kesan serius yang melekat pada diri ilmuwan pun harus segera diubah. Oleh sebab itu, pameran foto menjadi salah satu cara populer untuk mediseminasikan sains sehingga tercipta masyarakat yang rasional, yakni percaya akan fakta berdasarkan ilmu pengetahuan.

"Ditjen SDID mengambil inisiasi untuk mengenalkan ilmuwan atau akademisi muda yang bersinar dan berkarya mengembangkan ilmu pengetahuan secara serius serta berkelanjutan kepada publik. Hal ini amat penting untuk menumbuhkan persepsi positif kepada publik terkait dunia ilmu pengetahuan Indonesia. Selain itu, keinginan Indonesia untuk bergeser dari ekonomi berbasis sumber daya alam menuju ekonomi berbasis ilmu pengetahuan harus dibarengi dengan kondisi masyarakat yang rasional," kata Dirjen Ghufron menanggapi penyelenggaraan Pameran Potret Ilmuwan Muda Indonesia.

Baca Juga: 10 Fakultas Ekonomi di Universitas Terbaik Dunia

Lebih lanjut, Dirjen Ghufron menjelaskan bahwa masyarakat rasional adalah masyarakat yang mampu mendedah fenomena berbasis fakta, memiliki rasa ingin tahu untuk kemajuan, dan mampu menjadikan sumber daya hayati menjadi ladang penumbuh kemajuan ekonomi dengan nilai tambah pengetahuan.

Gairah inilah yang perlu digaungkan, terutama kepada generasi muda. Jangan sampai dengan kemajuan teknologi saat ini milenial. justru menjadi individu yang gampang termakan berita bohong (hoax).

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya