JAKARTA — Asean Foundation and SAP SE mengumumkan tiga tim telah dinobatkan sebagai juara nasional di Indonesia di Final Nasional Asean Data Science Explorers (Aseandse) 2019 yang berlangsung hari ini di Universitas Pancasila.
Tiga pemenang dipilih karena urgensi topik mereka, solusi yang disampaikan melalui storyboard mereka dan kejelasan presentasi mereka. Sebagai pemenang pertama, Tim Amethyst dari Institut Teknologi Bandung akan mewakili Indonesia di Final Regional pada Oktober 2019.
Baca Juga: Mahasiswa ITB Ciptakan Alat untuk Ketahui Sisa Aki Mobil
Kompetisi di Indonesia adalah satu dari 10 Final Nasional Aseandse 2019 yang berlangsung di seluruh wilayah pada September 2019, di mana sepuluh tim terbaik dari masing-masing negara anggota bersaing untuk mendapatkan tempat untuk mewakili Indonesia di Final Regional. Dengan memanfaatkan perangkat lunak Analytic Cloud SAP, setiap tim mengembangkan solusi berbasis data yang menyoroti enam tujuan pembangunan berkelanjutan.
Pertama, kesehatan dan kesejahteraan yang baik, kedua pendidikan berkualitas, kesetaraan gender, pekerjaan yang layak dan ekonomi pertumbuhan, industri, inovasi & infrastruktur dan kota dan komunitas yang berkelanjutan dan dapat berkontribusi untuk memecahkan masalah sosial yang paling mendesak di kawasan ini. Bersamaan dengan Kepemimpinan Asean Thailand, Thailand akan menjadi tuan rumah Final Regional ADSE 2019.
Tahun ini, lebih dari 1.130 siswa dari seluruh Indonesia dilatih di SAP Analytics Cloud. Kompetisi ini mendapatkan lebih dari 1.000 pendaftaran. Melalui pelatihan ini, Asean Foundation dan SAP mendukung siswa untuk menganalisis data real-time dari krisis sosial dan ekonomi saat ini di negara-negara anggota Asean dan dengan demikian memberikan solusi.
Baca Juga: Mengupas Peristiwa Gempa di Selat Sunda, Para Pakar Duduk Bareng di ITB
“Bersama dengan Asean Foundation, SAP terus mendorong kaum muda untuk menjadi kreatif dan mengembangkan inovasi untuk mendukung masalah sosial dan ekonomi yang dihadapi negara kita dan orang lain di kawasan ini, terutama dengan memberikan mereka keterampilan yang membantu mereka menghadapi pengalaman ekonomi dan berkontribusi untuk Indonesia 4.0,” kata Direktur Pelaksana SAP Indonesia Andreas Diantoro, dalam keterangannya, Selasa (10/9/2019).