Di stadion itu dia membawa penuntut VIP duduk sesuai dengan kursinya. Semua petualangan itu akhirnya membawanya ke dunia politik. Meski tidak sampai selesai mencicipi dunia kuliah, Gigi diketahui sebagai orang yang cukup pintar dan cerdas. Kala masih sekolah, dia tercatat sebagai siswa yang kerap memiliki nilai bagus dan passion untuk komputasi dan aktivisme siswa.
Baca Juga: Bayi Lima Bulan di Italia Tewas Setelah Disunat oleh Orangtuanya
Dia memperjuangkan fasilitas yang lebih baik setelah gempa bumi tahun 2002 yang menghancurkan sebuah sekolah dasar di Italia selatan dan menewaskan 28 orang. Dia juga pernah menjabat sebagai bendahara kelas sekolah dasar dan ketua badan siswa sekolah menengah.
Sebagai presiden organisasi siswa, dia menuai banyak dukungan dan berjuang untuk membangun sekolah yang lebih modern. Dia juga ingin memperbaiki kesalahan masyarakat dan mempraktikkan retorikanya di tempat cukur yang berfungsi sebagai salon politik kota yang dimiliki sang ayah. Di sini, Gigi nongkrong selama berjam-jam dan berdebat dengan profesor dan para tetangga tentang kondisi apa pun yang terjadi di sekitar mereka. (Susi Susanti)
(Rani Hardjanti)